Sabtu, 25 September 2010
Senang dan gembira menjalani hidup..
"Jangan biarkan orang lain merusak kebahagiaan anda, anggap mereka itu gila". Sebuah kata2 bermakna dari Ajahn Brahm, seorang bhiksu Inggris yang lama menetap di Thailand. Kata yang dapat kita terapkan dalam kehidupan kita, seperti halnya sebuah peribahasa "Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu". Terkadang kata ini menjadi cukup klise, karena banyak orang yang mungkin berpendapat bahwa makna dibalik kata ini membuat kita menjadi egois, lebih mementingkan diri sendiri. Tetapi ini hidup kita. Kita yang menjalankan, bukan orang lain, bukan orang tua kita apa lagi teman2 kita atau bahkan orang asing. Sebuah pengalaman berharga saya alami ketika memilih jurusan saat hendak memasuki dunia perkuliahan. Banyak pihak (teman maupun guru) yang ngoceh sana sini mengkritisi pilihan saya memilih jurusan Politik dan Pemerintahan, yang dimainstream mereka jelas bukan jurusan elit dan menjanjikan, seelit Ekonomi ataupun Kedokteran. Tapi apa saya mendengarkan??Tidak sama sekali karena ini pilihan saya dan ternyata saya menemukan kebahagiaan memasuki sebuah lingkungan yang terkadang banyak disebut orang banyak dalam konotasi negatif yaitu lingkungan mahasiswa politik. Beruntunglah saya memiliki orang tua yang sangat demokratis dan mengetahui pemikiran saya, bukan tipe orang tua yang kolot dan otoriter. Nyatanya hingga saat ini Tuhan masih mengijinkan saya untuk membahagiakan diri saya dan tentu saja membahagiakan orang tua saya. Ya kawan, terkadang qta harus mendengar suara orang lain, tapi jangan lupa, qta juga harus mencari kebahagian kita. Karena seperti lagu dari sebuah grup band (yang sudah bubar), "Hidup Ini Hanya Sekali".
Langganan:
Postingan (Atom)